Diabetes merupakan gangguan yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin/retensi insulin. Seseorang disebut menderita diabetes apabila memiliki kadar gula darah puasa lebih besar dari 126 serta kadar gula darah 2 jam setelah makan lebih besar dari 140. Adapun mereka yang mempunyaikadar gula darah puasa 100-126 dan gula darah setelah makan 140-200 termasuk dalam kategori prediabetes, yang selanjutnya berpotensi menderita diabetes. “Sebanyak 50% yang prediabetes akan jadi diabetes”.
Karena itu,setiap orang sebaiknya melakukan tindakan pencegahan. Langkah awal yang harus dilakukan adalah menekan factor risiko diabetes,seperti berat badan berlebih,kadar lemak yang tidak normal,dan hipertensi.
Selain itu,ada baiknya lebih berhati-hati jika mempunyai garis keluarga yang menderita diabetes/bagi ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4kg. Kedua factor ini,turut memperbesar risiko mengalami diabetes.
Dari semua factor risiko,obesitas merupakan factor penyebab terbesar diusul gaya hidup bermalas-malasan. Untuk menghindari obesitas,setiap orang dianjurkan menghindari gaya hidup bermalas-malasan.
Beberapa masalah yang menimbulkan diperlukannya akuntansi adalah perkembangan ilmu yang berjalan sedemikian cepat, kegiatan ekonomi pun berkembang sedemikian cepat dan menimbulkan berbagai teknik dan penerapan system akuntansi di antara perusahaan-perusahaan sehingga masalah perbandingan dan kebenaran (kewajaran) laporan keuangan menjadi permasalahan.
Leo Helbert dalam artikelnya di The GAO Review (Fall 1972,p 31) dengan judul Growth of Accountability Knowledge 1775-1975 menjelaskan perkembangan akuntansi sebagai berikut.
Tahun 1775 : Pada tahun ini mulai dikenal pembukuan baik yang single entry maupun yang double entry.
Tahun 1800 : Pada tahun ini dan sampai tahun 1875 masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang terutama dipergunakan dalam menilai perusahaan.
Tahun 1825 : Pada periode ini mulai dikenal pemeriksaan keuangan (Financial Auditing)
Tahun 1850 : Pada tahunini laporan Laba Rugi menggantikan posisi Neraca sebagai laporan yang dianggap lebih penting. Pada periode ini perkembangan ilmu auditing semakin cepat dan audit dilakukan atas catatan pembukuan dan laporan.]
Tahun 1900 : Di USA mulai diperkenalkan Sertifikasi Profesi yang dilakukan melalui ujian yang dilaksanakan secara nasional. Kemudian dalam periode ini juga akuntansi sudah dianggap dapat memberikan laporan tentang pajak. Cost Accounting mulai dikenal termasuk laporan dan statistic biaya dan produksi.
Tahun 1925 : Banyak perkembangan yang terjadi pada tahun ini antara lain sebagai berikut.
Mulai dikenal Akuntansi Pemerintahan serta pengawasan dana pemeritah.
Teknik-teknik analisi biaya juga mulai diperkenalkan.
Laporan keuangan mulai diseragamkan.
Norma Pemeriksaan Akuntansi juga mulai dirumuskan.
Sistem akuntansi yang manual beralih ke system EDP denga mulai dikenalnya Punch Card Record.
Akuntansi untuk perpajakan mulai diperkenalkan.
Tahun 1950 s/d 1975 :
Pada tahun ini banyak yang dicatat dalam perkembangan akuntansi, yaitu:
Pada periode ini akuntansi mulai menggunakan computer untuk pengolahan data.
Perumusan Prinsip Akuntansi (GAAP) sudah dilakuaan.
Analisis Cost Revenue semakin dikenal.
Jasa-jasa perpajakan seperti Konsultan Pajak dan Perencanaa Pajak mulai ditawarkan profesi Akuntansi.
Management Accounting sebagai bidang akuntan yang khusus untuk kepentinga manajmen mulai dikenal dan berkembang pesat.
Muncul jasa-jasa manajemen seperti System Perencanaan dan Pengawasan.
Perencanaan manajemen mulai dikenal demikian juga Management Auditing.
Tahun 1975 : Mulai periode ini akuntan semakin berkembang dan meliputi bidang-bidang lainnya. Perkembanga tersebut antara lain:
Timbulnya Management Science yang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha menemukan dan menyempurnakan kekuranga-kekurangan.
Sistem informasi semakin canggih yang mencakup perkembangan:
model-model organisasi;
perencanaan organisasi;
teori pengambilan keputusan;
analisis cost benefit.
Metode pengawasan yang menggunakan computer dan teori cybernetics.
Total System Review yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal.
Social Accounting menjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi lingkungan masyarakat.
Dalam peiode ini muncul:
- perencanaan system menyeluruh;
- Penerapan metode interdisipliner;
- Human Behaviour (perilaku manusia) menjadi bahan kajian;
- Niali-nilai sumber daya manusia menjadi penting;
- Hubungan antar lembaga pemerintah semakin penting.
Salah satu terapi alternative yang tengah berkembang dan diminati saat ini adalah homeopathy. Pengobatan yang ditemukan pada abad ke 18 ini, menerapkan system pengobatan dengan system holistis (terpadu). Hippocrates, sang ‘bapak obat’, yang pertama kali menemukannya pada abad ke-5 Sebelum Masehi.
Nama homeopathy berasal dari bahasa Yunani, dan diciptakan oleh seorang dokter jerman sekaligus ahli kimia, Samuel Hahnemann. Homeo artinya ‘sama’, sedangkan pathos adalah ‘penderita’. Ia kemudian mengembangkan secara formal pengobatan ini, yang kemudian diterapkan pada dirinya sendiri, keluarga, dan para pengikutnya pada 1810. Kemudian 2 doktor dari Amerika, yaitu Constantine Hering dan James Tyler, mempelajari kembali penemuan Hahnemann ini. Mereka mengembangkan pengobatan klasik sang penemu menjadi pengobatan yang dapat digunakan di era modern dan tersebar ke seluruh dunia. Salah satu ‘sumber’ pengobatan terapi itu adalah menggunakan sari tumbuhan yang telah teruji secara ilmiah untuk pengobatan dan kesehatan.
Tanaman digunakan sebagai obat, itu sudah terjadi dimana-mana sejak zaman dulu kala. Dari tanah Arab hingga dataran Cina. Di Negara kita, sejak dulu tanaman obat telah digunakan pula, tapi baru sebatas untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit ringan seperti batuk, diare, luka, dan sebagainya.
Menurut dr.Setiawan Dalimartha, penulis 15 buku kesehatan yang berkaitan dengan tumbuhan obat dan ramuan tradisional, telah terjadi pergeseran penggunaan obat-obatan dari tanaman obat, dari penyakit ringan kea rah penyakit-penyakit kronis dan degeneratif seperti kencing manis, rematik, kolesterol tinngi, sampai penyakit kanker. Karena, penggunaan tumbuhan obat telah berkembang secara global yang diikuti dengan berbagai penelitian, baik laboratorium, uji fitofarmaka, dan uji klinis di dalam maupun luar negeri.
Walaupun suatu tumbuhan obat sudah diketahui untuk pengobatan penyakit tertentu, misalnya kumis kucing untuk kencing batu, menkudu untuk kolesterol tinggi, kadang kala untuk mendapatkan efek pengobatan yang optimal diperlukan suatu ramuan obat herbal.
Setiawan mengatakan bahwa pada prinsipnya, suatu ramuan mengandung obat utama, obat penyerta, ajuvan, dan obat pembawa. Obat utama adalah obat yang berkhasiat menyembuhkan. Obat penyerta memperkuat efek obat utama. Ajuvan membantu dan memperkuat khasiat obat utama serta mengurangi keluhan/gejala yang ada, mengurangi/ menghilangkan racun yang mungkin ada pada obat utama, mencegah kemungkinan muntah bila obat utama terlalu keras/terlalu merangsang lambung. Sementara obat pembawa berguna untuk membawa obat yang ke bagian tubuh yang sakit.
Misalkan, ramuan obat untuk penderita kencing manis terdiri dari 10-15 daun sambiloto segar,1/2 genggam daun kumis kucing segar, ¼ jari batang brotowali yang telah diiris tipis. Semua bahan dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, disaring, lalu diminum airnya pada pagi hari. Ampasnya boleh direbus satu kali lagi, untuk diminum pada sore hari.
“Daun sambiloto berkhasiat sebagai obat utama. Daun kumis kucing berguna sebagai ajuvan. Namun, dari berbagai penelitian, ternyata khasiat sambiloto untuk menurunkan kadar gula darah diperkuat dengan adanya campuran daun kumis kucing,”Setiawan menjelaskan. Sementara brotowali berperan sebagai obat penyerta, yang memperkuat khasiat obat utama. Brotowali sendiri sudah dikenal sebagai obat penurun kadar glukosa darah. Homeopathy dipercaya dapat digunakan untuk mengobati semua penyakit kecuali penyakit yang belum dapat disembuhkan melalui pengobatan medis, seperti lupus.
Jenis Tanaman Obat
Di sekitar kita sesungguhnya banyak sekali terdapat tanaman/tumbuhan yang bias dijadikan obat. Apa saja tanaman tersebut? Berikut ini nama tanaman obat yang disusun Ir.Titin Khristantina, peneliti di Taman Apotek Hidup (TAH), Taman Mini Indonesia Indah, dan juga penyusun buku berisi kegunaan dan tingkat keamanan tanaman obat berdasarkan hasil penelitian Departemen Kesehatan, uji coba di laboratorium TAH, hingga berbagai studi literature.
Nama tanaman kegunaan Yang dipakai
Bandotan (Agerati herba) Mengatasi malaria, radang paru, perdarahan (rahim, luka berdarah, mimisan), tumor rahim, perawatan rambut. Daun
Bawang putih (Allium sativum) Obat batuk (peluruh dahak) menurunkan kolesterol, mengobati kencing manis, tekanan darah tinggi. umbi
Beluntas (Pluchea indica) Obat penambah darah mengatasi demam, menghilangkan bau badan, obat penenang. daun
PENYUSUTAN aktiva tetap secara fiskal diatur dalam Pasal 11 UU No 17/2000 tentang perubahan ketiga UU No 7/1983 tentang Pajak Penghasilan antara lain mengatur ketentuan sebagai berikut:
1. Penyusutan atas pengeluaran harta berwujud dapat dilakukan:
a. Penyusutan bagian-bagian yang sama besar selama masa manfaat (metode garis lurus).
b. Dalam bagian-bagian yang menurun selama masa manfaat (metode saldo menurun) untuk harta berwujud selain bangunan, akhir masa manfaat nilai sisa buku disusut sekaligus.
2. Penyusutan dimulai pada bulan dilakukan pengeluaran, kecuali untuk harta yang masih dalam proses pengerjaan penyusutan dimulai bulan selesainya pengerjaan harta tersebut.
3. Untuk menghitung penyusutan, masa manfaat, dan tarif penyusutan diatur berdasarkan kelompok-kelompok harta:
a. Kelompok harta berwujud bukan bangunan. Kelompok 1 masa manfaat 4 tahun tarif 25% metode garis lurus, 50% metode saldo menurun. Kelompok 2, masa manfaat 8 tahun tarif 12,5% metode garis lurus, 25% metode saldo menurun. Kelompok 3 masa manfaat 16 tahun tarif 6,25% garis lurus, 12,5% saldo menurun. Kelompok 4 masa manfaat 20 tahun tarif 5% garis lurus, 10% metode saldo menurun.
b. Kelompok harta berwujud bangunan. Bangunan permanen masa manfaat 20 tahun tarif 5% metode garis lurus. Bangunan tidak permanen masa manfaat 20 tahun tarif 10% metode garis lurus.
SK Menteri Keuangan
Surat Keputusan Menteri Keuangan No 520/KMK.04/2000 memaparkan jenis-jenis harta yang termasuk dalam kelompok harta berwujud bukan bangunan untuk keperluan penyusutan sesuai dengan masa manfaat tersebut. SK ini bertanggal 14 Desember 2000 dan masa berlaku mulai penyusutan 1 Januari 2001.
Perkembangan selanjutnya tanggal 8 April 2002 dikeluarkan SK Menkeu No 138/ KMK.03/2002 tentang perubahan atas SK Menkeu No 520/KMK.04/2000 tentang jenis-jenis harta yang termasuk dalam kelompok harta berwujud bukan bangunan untuk keperluan penyusutan.
SK Menkeu itu mengatur antara lain mengubah ketentuan Pasal 1 SK Menkeu No 520/KMK.04/ 2000 tentang jenis-jenis harta yang termasuk dalam masing-masing kelompok harta berwujud bukan bangunan ditetapkan dalam lampiran I s/d IV SK Menkeu itu. Untuk jenis-jenis harta berwujud bukan bangunan yang tidak tercantum dalam lampiran I s/d IV SK Menkeu itu dimasukkan ke dalam kelompok III. SK berlaku sejak tanggal ditetapkan 8 April 2002.
SE Dirjen Pajak
Surat Edaran Dirjen Pajak No SE-07/PJ.42/ 2002 tentang penghitungan penyusutan atas komputer, printer, scanner, dan sejenisnya. SE ini mengatur antara lain:
1. Berdasarkan SK Menteri Keuangan No 520/KMK.04/2000 tanggal 14 Desember 2000 tentang harta berwujud bukan bangunan berupa komputer, printer, scanner, dan sejenisnya termasuk dalam kelompok II (Lampiran II Nomor urut 1, huruf b)
2. Berdasarkan SK menteri Keuangan No 138/KMK.03/2002 tanggal 8 April 2002 harta berwujud bukan bangunan tersebut dimasukkan ke dalam kelompok I (lampiran I nomor urut 1,huruf b)
3. Berdasarkan ketentuan-ketentuan tersebut di atas agar diperhatikan mengenai perhitungan penyusutan atas komputer, printer, scanner, dan sejenisnya yang telah dimiliki dan dipergunakan dalam perusahaan sebelum tanggal 1 April 2002 sebagai berikut:
a. Penyusutan berdasarkan ketentuan lama (penyusutan kelompok II berlaku sampai Maret 2002).
b. Penyusutan berdasarkan ketentuan baru (penyusutan kelompok I) berlaku mulai April 2002 dengan tetap menggunakan sisa manfaat semula yang akan mengalami penyesuaian/ percepatan secara otomatis. (Moch Abdul Syukur SH MM-53)
Pengasuh rubrik ini melayani tanya jawab masalah perpajakan. Surat-surat dapat ditujukan ke Redaksi Ekonomi Suara Merdeka atau langsung ke GG Consultant, Ruko Gajah Permai II E lantai II, Semarang.